Obama Jadi Sinterklas demi Hibur Anak-anak di Rumah Sakit

Tribunnews.today , Washington DC – Dengan memakai topi merah sambil memanggul kantong berisi kado Natal, mantan Presiden Amerika Serikat Barack Obama mengunjungi sebuah rumah sakit di Washington DC.

Meski hanya mengenakan sweater abu-abu dan celana panjang, suami Michelle Obama itu tetap menghibur anak-anak yang sedang menjalani perawatan.

Obama secara mengejutkan mengunjungi Children’s National Medical Center untuk membagikan kado Natal.

 

Pria berusia 57 tahun itu memamerkan gaya bak bintang rock dengan sedikit tarian saat berjalan masuk, dan disambut teriakan serta nyanyian Natal dari kerumunan orang di dalam rumah sakit.

USA Today mewartakan, Rabu (20/12/2018), keluarga, anak-anak, dan staf rumah sakit menyabut Obama dengan melantunkan lagu “We Wish You a Merry Christmas”.

“Saya hanya ingin menyampaikan terima kasih kepada kalian semua,” ucapnya kepada staf rumah sakit.

Obama kemudian mengunjungi kamar pasien, menyapa mereka dengan ucapan “ho, ho, ho”. Kemudian, dia membagikan hadiah kepada mereka.

Banyak keluarga yang dia temui akan menghabiskan liburan Natal kali ini di rumah sakit. “Di mana pun keluarga berada, di mana pun orang-orang yang kau cintai berada, di sanalah Natal berada,” katanya kepada seorang gadis remaja.

ABC melaporkan, video yang menampilkan Obama masuk ke rumah sakit tersebut bahkan telah disaksikan jutaan kali di Twitter hanya dalam waktu tiga jam.

“Selamat Natal dan selamat berlibur bagi anak-anak, keluarga dan staf di Children’s National yang luar biasa,” kicaunya di Twitter, sambil menyematkan videonya saat masuk ke rumah sakit.

“Dan terima kasih sudah menghibur saya sebagai Santa pengganti bagi kalian,” imbuhnya.

Sebagai informasi, Presiden ke-44 AS itu masih tinggal di Washington DC. Pada tahun lalu, dia juga berkostum sinterklas ketika berkunjung ke sebuah sekolah.

Sebelumnya, Ibu Negara AS melania Trump juga mengunjungi rumah sakit tersebut pada pekan lalu. Dia membacakan buku kisah Natal kepada pasien.

Kemudian, dia memberikan masing-masing satu buku itu kepada anak-anak.

 

Tags:
author

Author: 

Leave a Reply