Anies Kebut Integrasi Transportasi Jabodetabek

Tribunnews.today Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan bakal mempercepat proses integrasi transportasi Jakarta Bogor Depok Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek). Menurutnya, hal ini sesuai dengan target pemerintah pusat untuk menyelesaikan proyek pembangunan sistem transportasi Jabodetabek terintegrasi dalam waktu 10 tahun.

“Utamanya transportasi, kedua yakni infrastruktur air bersih, dan infrastruktur pengolahan air limbah serta perumahan. Itu garis besar yang akan dibangun sama-sama,” ujar Anies usai melakukan rapat bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla, Menteri Keuangan Sri Mulyani, dan Menteri Bappenas Bambang Brodjonegoro di kantor wakil presiden, Jakarta, Senin (11/3).

Rencananya, kata dia, detail pembangunan integrasi transportasi Jabodetabek itu akan dibahas pada April mendatang. Untuk menjalankan proyek tersebut, kata Anies, telah disepakati dana sebesar Rp571 triliun dalam jangka waktu 10 tahun. Dana itu nantinya tak hanya diambil dari APBN, namun berbagai sumber.

“Sebagian melalui pinjaman, sebagian lagi investasi dan kemitraan dengan swasta,” katanya.

Dalam bidang transportasi, lanjut Anies, pihaknya ditargetkan segera menyelesaikan proses integrasi bus Transjakarta dengan MRT maupun LRT. Saat ini jalur MRT baru memiliki panjang 16 kilometer. Dalam waktu 10 tahun jalur MRT ditargetkan mampu mencapai 223 kilometer.

“Untuk LRT saat ini 5,8 kilometer, kita butuh 116 kilometer. Untuk Transjakarta ada 431 kilometer, kita akan bangun 2.149 kilometer,” terangnya.

Anies juga berencana menambah jumlah penutupan lintasan sebidang untuk mengurangi kemacetan.

Sementara dalam urusan air bersih, Anies menargetkan mampu memenuhi cakupan dari 60 persen menjadi 100 persen di wilayah ibu kota. Kemudian untuk pengelolaan air limbah, mantan Mendikbud ini menargetkan 81 persen dari kisaran 14 persen yang saat ini baru dicapai.

“Kita juga targetkan bisa bangun 600 ribu perumahan baru dalam waktu 10 tahun,” ucap Anies.

Wakil Presiden Jusuf Kalla sebelumnya menyatakan pemerintah perlu waktu 10 tahun untuk membenahi transportasi di kawasan Jabodetabek. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan mengintegrasikan moda transportasi publik di Jakarta.

“Jadi begitu banyak moda angkutan ada kereta api, MRT, LRT, busway, bagaimana menyinkronkan itu dalam satu operasional,” katanya pada akhir Januari lalu.

Saat ini, kata JK, pemerintah tengah menyiapkan dana sekitar Rp600 triliun untuk membenahi sistem transportasi di kawasan Jabodetabek. “Itu anggaran keseluruhan yang bisa dilaksanakan dalam bentuk APBD atau investasi swasta. Itu untuk 10 tahun, harus selesai 10 tahun,” ucap JK.

Tags:
author

Author: 

Leave a Reply