Liputan 6 Dicatut soal Hoaks Hasil Pemilu Luar Negeri

Ilustrasi

Tribunnews.today – Situs berita Liputan6.com dicatut orang yang tidak bertanggungjawab untuk menyebarkan hoaks soal hasil perhitungan suara pada sejumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) di luar negeri. Padahal Komisi Pemilihan Umum (KPU) belum melakukan penghitungan suara di luar negeri.

Hoaks itu diedarkan, dengan modus mengarang sendiri hasil penghitungan suara di sejumlah Tempat Pemungutan Suara ( TPS), dan menyelipkan tautan Liputan6.com, lalu menyebarkan ke publik.

Wakil Pemimpin Redaksi Liputan6.com, Irna Gustiawati mengecam penyalahgunaan artikel tersebut untuk menyebarkan hoaks.

“Liputan6.com sebagai media yang selalu menjaga kepercayaan publik akan berkomitmen menulis berita sesuai fakta dan ikut serta melawan hoaks yang makin marak,” kata Irna dalam keterangan tertulisnya, Selasa (16/4).

Kronologi pencatutan itu bermula pada Rabu 8 April 2019. Redaksi Liputan6 menulis berita berjudul “KPU: Pemungutan Suara Pemilu di Luar Negeri Berlangsung Aman”, kemudian berita itu disebarkan melalui grup-grup aplikasi pesan dengan menambah informasi hoaks bertuliskan “Penghitungan Sementara Luar Negeri.”

Hoaks ‘Penghitungan Sementara Luar Negeri” itu ada dua versi. Satu versi memenangkan pasangan Joko Widodo-Ma’ruf Amin dan satu versi lagi memenangkan Prabowo subianto-Sandiaga Uno.

“Liputan6 mengetahui ada penyalahgunaan informasi ini pada Rabu 10 April 2019 dan langsung bertindak dengan membuat bantahan beritanya yang menginformasikan nama Liputan6.com dicatut,” kata Irna.

Irna mengatakan Liputan6.com juga telah menayangkan berita tentang pencatutan itu. “Pada Rabu 10 April 2019 Ketua KPU Arief Budiman juga meluruskan, pihaknya belum melakukan penghitungan suara atas pencoblosan di luar negeri,” katanya.

Kemudian, hoaks kembali beredar pada Minggu (14/4). Sebuah koran di daerah memuat berita soal penghitungan sementara di luar negeri dengan mengutip Liputan 6.

Irna kemudian menghubungi pemimpin redaksi koran tersebut yang kemudian meminta maaf atas kesalahan yang dimuat.

Tags:
author

Author: 

Leave a Reply