Panitia: Jokowi-Prabowo ‘Dosa’ Jika Datang ke Ijtimak Ulama 3

Tribunnews.today – Panitia Ijtimak Ulama dan Tokoh Nasional 3 melarang calon presiden dan calon wakil presiden, baik Joko Widodo-Ma’ruf Amin maupun Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, untuk menghadiri acara Ijtimak Ulama dan Tokoh Nasional 3. Wakil Ketua Panitia Ijtimak Ulama 3 Bernard Abdul Jabbar bahkan menyebut keduanya akan berdosa jika datang.

“Kita tidak mengundang capres dan cawapres, tidak mengundang ketua-ketua partai, karena ini pure (murni) ulama,” kata Abdul saat ditemui di Hotel Lorin Sentul, Bogor, Rabu (1/5).

“Tidak juga (diperbolehkan ikut jika datang). Namanya tidak diundang ya jangan datang, dosa kalau datang juga,” lanjut dia.

Bernard menuturkan acara ini akan dihadiri sekitar seribu orang ulama dan tokoh nasional. Sejumlah tokoh 212, seperti Yusuf Muhammad Martak, Slamet Ma’arif, Haikal Hassan, dan Abdul Rasyid Abdullah Syafii diagendakan hadir dalam gelaran ini.

Ditemui terpisah, Ketua Panitia Ijtimak Ulama 3 Slamet Ma’arif menuturkan hal berbeda. Dia menyebut panitia mengundang BPN Prabowo-Sandi. Mereka juga mengundang Prabowo untuk hadir di acara itu.

Ia menuturkan acara akan dimulai dengan pemaparan BPN Prabowo-Sandi tentang dugaan kecurangan. Lalu dilanjutkan pemaparan ahli hukum, ulama, dan juga arahan Rizieq Shihab.

Slamet Ma’arif menyampaikan acara akan ditutup dengan penyerahan hasil Ijtimak Ulama 3 ke BPN Prabowo-Sandi.

Ketua PA 212 itu menegaskam hanya BPN Prabowo-Sandi dan partai pendukung yang diundang hadir. Mereka sengaja tak mengundang TKN Jokowi-Ma’ruf.

“Tim pemenangan BPN ya dan relawan Prabowo Sandi kita dengarkan penjelasannya, karena indikasinya kan dicurangi paslon 02 kan gitu,” kata Pria yang juga Juru Kampanye Nasional BPN Prabowo-Sandi itu di Hotel Lorin Sentul, Bogor, Rabu (1/5).

Tags:
author

Author: 

Leave a Reply