Kasus Pencurian Mayat Paling Mengerikan: Dijual ke Sekolah Hingga Digantung di Toko Daging

Tribunnews.today Banyak kasus di dunia yang terkadang tidak bisa kita terima dengan akal sehat.

Salah satu dari kasus tersbut yakni kasus pencurian mayat.

Beberapa orang tidak bertanggung jawab sama sekali dan tidak menghormati jasad orang mati.

Bahkan, mereka menggunakan mayat-mayat tersebut sebagai peluang untuk menghasilkan keuntungan.

Mereka juga memperlakukan mayat-mayat tersebut dengan cara yang sadis.

Berikut ini adalah kisah-kisah mengerikan yang melibatkan banyak penyiksaan mayat.

Seseorang yang tidak dikenal di Toronto mencuri mayat dan menggantungnya di pengait besi di pasar, kemudian digantung di samping daging lain di kios tukang daging.

Sebauh perusahaan di Chicago menjual kepala dan kerangka manusia ke sekolah-sekolah medis.

Sebelum mengirim tulang ke sekolah, mereka akan mengeringkan mayat tersebut di atap gedung.

Perusahaan menawarkan hadiah $ 10 untuk menangkap pencuri yang mereka yakini kemungkinan besar adalah mahasiswa kedokteran.

Seorang pekerja pemakaman tertangkap mengendarai gerobak mayat.

Selama persidangan, dia mengaku bahwa mayat akan dikubur di depan keluarga selama pemakaman, tetapi kemudian digali kembali sehingga dia bisa mengambil mayat tersebut untuk menjualnya.

Pria itu telah bekerja di kuburan selama 11 tahun dan telah mencuri mayat selama sembilan tahun terakhir.

Mayat Earl of Crawford diambil dari mausoleum keluarga di Aberdeen agar keluarga memberikan uang tebusan.

Namun, keluarga menolak untuk memenuhi permintaan tebusan untuk mayat tersebut karena akan mendorong kejahatan serupa di masa depan.

Meskipun ada penjaga yang mengawasi pemakaman, mereka akan menyerah dengan uang suap.

Para perampok mayat di Inggris akan menggali sampai bagian atas peti, kemudian mereka akan membukanya.

Mereka akan mengikat tali pada mayat dan menariknya ke permukaan.

Mereka bahkan dapat menyelesaikan tugas tersebut hanya dalam 15 menit.

Tags:
author

Author: 

Leave a Reply