Cerita Saksi Lihat Sekeluarga di Serang Terkapar Berlumuran Darah

Tribunnews.today , Serang – Asgari (50) menemukan satu keluarga di Kampung Gegeneng, Desa Sukadalem, Serang, Banten, terkapar di satu ruangan. Kondisi suami istri berlumuran darah.

“Saya mau ngambil alat bangunan, terus cium bau amis. Pas dicek saya lihat (korban) langsung pingsan,” kata Asgari saat ditemui wartawan di Mapolsek Waringinkurung, Serang, Banten, Selasa (13/8/2019).

Asgari menemukan korban di ruang keluarga sekitar pukul 07.30 WIB. Saksi datang ke rumah korban–buruh bangunan–untuk mengambil alat yang biasa disimpan di rumah korban.

“Jadi arep (mau) ngambil barang. Ketokan dulu ke rumah, terus saya bawa keluar alatnya. Pintunya juga nggak dikunci. Saya masuk lihat darah banyak pingsan,” ujarnya.

Saat siuman, Asgari menyebut warga lain sudah ramai di rumah korban. Kasus ini langsung dilaporkan ke polisi.

Dua orang tewas yakni Rustadi (33) dan anaknya yang berumur 4 tahun. Sedangkan istri korban, Siti Sadiyah (24) kritis.

“Kita lagi mendalami apakah bagian dari perampokan atau murni pembunuhan,” ujar Kasat Reskrim Polres Serang Kota AKP Ivan Adhitira kepada wartawan di lokasi.

Tags:
author

Author: 

Leave a Reply