Tersebarnya Video Mesum Eks Pegawai Bank di Palembang

Tribunnews.today , Palembang – Video mesum wanita muda dan pria beredar dan bikin heboh di Palembang, Sumatera Selatan. Pemeran wanitanya merupakan eks pegawai bank swasta di Palembang.

video berdurasi 19 detik itu viral sejak kemarin. Dalam video itu, seorang wanita terlihat berbaring di atas kasur di dalam hotel dengan seprei berwarna putih.

Video itu terlihat sengaja diambil saat berhubungan intim. Sebab, kamera yang awalnya dipegang pemeran wanita kemudian beralih kepada pemeran pria yang tidak terlihat wajahnya.

Seorang warga, Prima mengatakan video itu tersebar melalui pesan singkat. “Katanya yang wanita itu bekas pegawai bank swasta, bank Sumsel-Babel,” tegas Prima sambil menunjukkan wajah wanita tersebut,” kata Prima saat ditemui di Benteng Kuto Besak Palembang, Senin (26/8/2019).

Setelah ditelusuri, sang pemeran wanita berinisial DY. Tetapi kini sudah tidak lagi bekerja di bank tersebut dan baru resign pada Juli lalu.

“Benar, yang bersangkutan dulu tercatat sebagai karyawan kontrak, waktu itu dia sebagai marketing officer, tapi sekarang udah resign,” kata Sekretaris Bank Sumsel-Babel, Faisol saat dikonfirmasi.

Faisol menyebut DY bekerja hanya tiga bulan dari Mei-Juli. DY resign sebelum video tersebut viral dan tersebar luas di media sosial.

“Resign karena tidak capai target, bukan karena video itu viral. Jadi sebelum ada video viral dia sudah berhenti. Sekarang bukan urusan kami lagi sebenarnya,” ujar Faisol.

Polisi menyatakan belum ada laporan yang masuk soal video itu. Namun begitu, polisi akan mengusut video yang tersebar lewat layanan WhatsApp tersebut.

“Sejauh ini belum ada laporan, tapi kami akan cek video viral tersebut,” ujar Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Supriadi saat dimintai konfirmasi, Senin (26/8).

Penelusurannya dilakukan tim Ditreskrimsus Polda Sumsel. Polisi mencari penyebar pertama video tersebut

“Sedang dicek sama Ditreskrim Khusus untuk segera cek siapa yang menyebar pertama kali. Kami masih tunggu kalau pihak yang merasa dirugikan membuat laporan,” katanya.

“Kalau terbukti ada unsur tindak pidana akan kita proses dan bisa dijerat UU ITE atau pornografi. Kita akan pastikan dulu,” kata Supriadi.

Sementara itu, aktivis perempuan menyesalkan tersebarnya video itu. Polisi diminta mengusut pelaku penyebar video tersebut.

“Kami tentu sangat menyayangkan video itu tersebar luas, terlepas dari apakah itu dilakukan hanya untuk konsumsi pribadi,” ujar Direktur Women Crisis Center (WCC) Palembang, Yeni Roslaini, Senin (26/8).

Dikatakan Yeni, polisi harus mengusut tuntas pelaku penyebar video tersebut. Sebab hal itu akan berdampak terhadap kedua pasangan di dalam video yang tengah ramai diperbincangkan.

“Saya pikir oknum yang menyebar luas ini harus diproses ya sesuai hukum berlaku. Karena itu berdampak pada masa depan si pasangan itu sendiri. Termasuk motifnya apa, apakah itu dendam atau pemerasan kan,” katanya.

Selain itu, Yeni mengingatkan masyarakat untuk tidak lagi merekam aksi berhubungan intim. Dia mengingatkan risiko tersebarnya video.

Tags:
author

Author: 

Leave a Reply