Misi Temukan Tulang Manusia Prasejarah di Gua Lawa Ponorogo

Tribunnews.today , Ponorogo – Tim Pusat Penelitian Arkeologi Nasional (Puslit Arkenas) punya target menemukan tulang manusia prasejarah di situs Gua Lawa. Sebab dalam penelitian sebelumnya sudah ditemukan sembilan rangka manusia di gua yang terletak di Desa/Kecamatan Sampung itu.

“Dugaan kami di sini ada 20-an rangka manusia karena gua ini termasuk cukup luas dan teduh,” tutur salah satu peneliti Djatmiko di lokasi, Selasa (8/10/2019).

Menurutnya, jejak tulang manusia ditemukan di sekitar arah timur gua pada kedalaman 3 meter dalam penelitian tahun 2008 lalu. Kemungkinan besar di kedalaman 4 meter bakal ditemukan tulang manusia prasejarah yang menghuni gua Lawa ini.

“Tapi karena di situ hampir 4 meter dasarnya saya nggak mau ambil risiko teman-teman saya teruruk nanti. Ini masih cari cara supaya tulang-tulang yang kita temukan ini tidak rusak,” terang dia.

Djatmiko menambahkan, gua ini memang jadi lokasi hunian ras kecil manusia prasejarah sekitar 7.000 hingga 3.000 tahun silam. Pada masa itu, manusia melakukan aktivitas berburu dan meramu — istilah dalam ilmu prasejarah, pada masa tingkat budaya Mesolitikum dan budaya Neolitikum yang dicirikan dengan penemuan alat-alat dari tulang dengan sebutan Sampung Bone Industry.

“Gua ini jadi pilihan hunian orang zaman dulu untuk bermukim di sini karena dekat dengan sumber mata air. Ada sumber air purba bisa untuk cuci, minum,” katanya.

Saat ini timnya sudah menemukan 50-an alat batu, diantaraya berbentuk lancipan dan mata panah bergerigi. Total ada 8 batuan yang spesifik kegunaannya. Sedangkan alat tulang total ada 20 buah dengan spesifik kegunaan masing-masing, mulai dari lancipan, sudip, dan spatula.

Tags:
author

Author: 

Leave a Reply