Fakta Rekonstruksi Bule Belanda Bunuh Mantan Istri, Tagih Utang Dibalas Buka Rok

Tribunnews.today , Banyuwangi – Polisi menggelar rekonstruksi pembunuhan Nur Hofiani di rumah tersangka Hendrik Tibboel, bule WN Belanda, di Lingkungan/Kelurahan Gombengsari Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi. Pelaku yang tak lain mantan suami korban memperagakan sebanyak 15 adegan.

Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Arman Asmara Syarifuddin mengatakan rekonstruksi merupakan bagian teknis untuk memperjelas kronologi kasus pidana. Sejauh ini, reka adegan yang diperagakan tersangka sudah sesuai dengan BAP yang dibuat.

“Apabila ada beberapa adegan yang mungkin terlewat kami bisa adakan lagi. Adegan yang dilakukan tersangka sudah sesuai BAP,” kata Arman , Rabu (8/1/2020).

Dalam rekonstruksi tersebut, kata Arman, Hendrik memperagakan 15 adegan. Adegan demi adegan dilakukan sesuai dengan kejadian maut pembunuhan tersebut

“15 adegan dilakukan tersangka. Kami lakukan sesuai dengan yang diingat tersangka,” tambahnya.

Rekontruksi diawali ketika Nur Hofiani datang ke rumah Hendrik di Kelurahan Gombengsari Kecamatan Kalipuro. Korban datang sendirian dengan mengendarai sepeda motor.

Adegan selanjutnya, Hendrik menagih sejumlah uang yang dipinjam oleh korban. Namun bukannya dibayar, mantan istri WN Belanda itu malah membuka rok.

“Saya menagih hutang ke dia. Tapi dia jawab dengan buka rok. Dia bilang saya bayar pakai ini,” kata Hendrik saat reka adegan.

Hendrik menolak tawaran korban dan tetap bersikukuh meminta agar korban membayar hutangnya. Bule asal Belanda tersebut semakin emosi, gara-gara korban tidur di ranjang kamarnya.

Hendrik sempat mondar-mandir keluar kamar untuk mencari seutas tali. Namun yang ditemukan adalah kabel USB. Kabel USB tersebut selanjutnya digunakan Hendrik untuk menjerat leher korban hingga tewas. Hendrik sempat membersihkan cairan darah yang keluar dari mulut korban.

Saat memeragakan adegan membunuh, Hendrik mengaku lupa dengan alasan kejadian kala itu begitu cepat.

“Sangat cepat. Karena saya emosi. Kadang lupa kadang ingat,” ujar bule Belanda yang fasih berbahasa Indonesia ini.

Tags:
author

Author: