Jokowi Tegaskan Tak Punya Target 100 Hari Kerja

Tribunnews.today , Tangerang Selatan – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan tidak ada istilah 100 hari kerja di periode keduanya. Alasannya, dia tinggal melanjutkan program di periode sebelumnya.

“Oh ya, tapi kan sudah saya sampaikan sejak awal tidak ada 100 hari karena ini keberlanjutan dari periode pertama ke kedua. Ini terus ini. Nggak ada ini berhenti terus mulai lagi. Nggak ada. Ini terus,” kata Jokowi di Pusat Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Puspiptek) Serpong, Tangerang Selatan, Banten, Kamis (30/1/2020).

Jokowi mempersilakan untuk mengkonfirmasi ke menterinya perihal pencapaian ke depan. Jokowi menyebut sudah memberikan target yang jelas.

“Itu yang coba ditanyakan ke menteri-menteri. Sudah saya beri KPI (Key Performance Index) sendiri-sendiri yang jelas dan konkret, angka-angka jelas semuanya,” ujar Jokowi.

“Tanyakan langsung ke menteri-menteri semuanya harus berada posisi speed yang tinggi karena kita memiliki target, yang kita arah, yang kita tuju,” jelas Jokowi.

Jokowi kembali menjabat presiden per 20 Oktober 2019. Pada 28 Januari 2020 merupakan 100 hari kerja Jokowi di periode kedua.

Tags:
author

Author: