Pakar Prediksi Pangeran George Tidak Akan Jadi Raja, Ini Alasannya

Tribunnews.today , Jakarta – Pangeran George menjadi salah satu anggota kerajaan Inggris yang paling menyita perhatian. Selain karena penampilan dan tingkah menggemaskan, status Pangeran George sebagai calon Raja Inggris juga membuatnya selalu jadi perbincangan.

Tapi seorang pakar istana mengungkap opininya mengenai masa depan anak sulung Pangeran William tersebut. Diprediksi jika Pangeran George justru tak akan jadi penerus kerajaan.

Pangeran George yang berusia enam tahun kini berada di urutan ketiga pewaris takhta Raja Inggris, setelah sang kakek Pangeran Charles dan ayahnya Pangeran William. Walau tampaknya masih sangat lama, banyak orang menganggapnya akan menjadi penerus monarki Inggris suatu hari nanti.

Tapi berbeda dengan pendapat koresponden BBC khusus keluarga kerajaan, Christopher Lee. Kepada New Statesman, ia mengungkap Pangeran George mungkin tidak akan menjadi Raja Inggris. Alasannya simpel tapi krusial, yakni karena kerajaan Inggris kemungkinan sudah tidak ada lagi.

Menurut Christopher, popularitas monarki Inggris akan memudar tanpa Ratu Elizabeth II di kemudian hari. Tampaknya, Ratu dianggap menjadi kunci eksistensi kerajaan Inggris sehingga tanpa dia monarki akan kurang berarti dan kurang kuat di mata masyarakat.

“George mungkin akan berusia 60 tahun sebelum dia dimahkotai, tentunya 60 tahun mulai dari sekarang. Ini diperdebatkan (akan terjadi) di masa depan kerajaan” Christopher.

Dia melanjutkan, “Dalam 60 tahun ke depan, identitas nasional dan apa yang penting akan menghadapi perubahan radikal. Monarki akan keluar karena perubahan identitas itu. Ketika itu terjadi, gelombangnya tidak akan menguntungkan.”

Karena itu, Christopher memprediksi bahwa Pangeran George kemungkinan tidak akan mencicipi takhta.

“Monarki harus memenuhi tujuannya dan tidak akan ada mahkota, bahkan mahkota palsu, untuk dikenakan George,” tuturnya.

Bagaimana menurut kamu?

Tags:
author

Author: