Tim Jokowi Minta Prabowo Buka Data soal Anggaran Negara Bocor 25%

Berita Politik – Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin meminta capres Prabowo Subianto membuka data soal anggaran negara bocor 25 persen. Tujuannya, agar ucapan Prabowo itu tak menyesatkan masyarakat.

“Sebaiknya beliau bisa kasih data yang jelas, jangan berdasarkan hitungan di mulut, karena itu bisa menyesatkan masyarakat. Nanti kalau dibilang mirip dengan strategi firehose of falsehood marah,” kata Jubir TKN Irma Suryani Chaniago kepada detikcom, Rabu (6/2/2019).

Irma menyebut ucapan anggaran bocor itu sudah diutarakan Prabowo sejak 2014. Menurut Irma, jika memang ada kebocoran anggaran dia meminta Prabowo melapor ke KPK.

“Dari 2014 kan beliau selalu bicara bocor, bocor, tapi nggak pernah kasih data, kalau ada mark up dan punya data bukannya KPK sudah menyediakan fasilitas layanan online untuk melaporkan adanya tindak pidana korupsi? Bahkan si pelapor diberi reward jika info tersebut valid, sampai pengadilan memutuskan kasus tersebut benar,” ucapnya.

Dia berharap Prabowo fokus menyampaikan visi misi sesuai tagline Indonesia Menang yang diusung Prabowo-Sandiaga. Irma meminta Prabowo tak asal tuduh terkait suatu hal.

“Jangan main tuduhlah, nanti kalau dibalikin, dibilang menyerang. Pak Prabowo lebih baik bicara program,” tuturnya.

Jubir TKN lainnya, Abdul Kadir Karding, juga meminta Prabowo menyampaikan data soal kebocoran anggaran. Dia memberi waktu satu hingga dua hari bagi Prabowo agar menyampaikan data itu ke publik karena menyangkut kredibilitas Prabowo sebagai seorang tokoh.

“Saya kira Pak Prabowo harus bertanggung jawab membuka itu ke publik. Kami mendukung sepenuhnya, Rp 500 triliun yang dimaksud itu bocornya di mana saja? Saya kira karena itu menyangkut kredibilitas beliau sebagai tokoh. Saya ingin menunggu satu, dua hari ini data kebocoran itu apa saja, di mana saja,” ucap Karding.

Sebelumnya, Prabowo memperkirakan ada 25% anggaran negara yang ‘bocor’. Prabowo menyebut tentang ‘kebocoran’ anggaran negara itu sudah ia hitung dan tulis di bukunya.

“Saya hitung dan saya sudah tulis di buku, kebocoran dari anggaran rata-rata, taksiran saya mungkin lebih, sebetulnya 25% taksiran saya anggaran bocor. Bocornya macam-macam,” kata Prabowo saat berpidato di HUT ke-20 Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) di Hall Sport Kelapa Gading, Jakarta Utara, Rabu (6/2).

Dia menyebut kebocoran itu antara lain disebabkan oleh mark up anggaran dalam berbagai proyek pemerintah. Perhitungan Prabowo, anggaran negara yang ‘bocor’ mencapai Rp 500 triliun. Dia menuturkan anggaran sebesar itu bisa membangun industri besar di Tanah Air.

“Kalau anggaran kita yang sudah disepakati 200 miliar dolar, kalau kebocoran tadi 25%, artinya yang hilang… hampir Rp 500 triliun yang bocor,” ujar Prabowo.

Tags:
author

Author: 

Leave a Reply