Sidak ke Puskesmas Setiabudi, Ombudsman Soroti Status ‘Kontrak’ Dokter Jaga

Tribunnews.today – Ombudsman melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Puskesmas Setiabudi, Jakarta Selatan. Ombudsman menyoroti dokter dan paramedis yang berstatus tenaga kontrak namun diberi mandat untuk menjaga pelayanan publik selama libur Lebaran.

Sidak dilakukan oleh anggota Ombudsman, Adrianus Meliala. Begitu tiba di Puskesmas Setiabudi, di Jalan Halimun, Jakarta Selatan, Jumat (7/6/2019) pukul 09.35 WIB, Adrianus langsung mengecek Ruang Klinik 24 Jam.

Adrianus pun diterima oleh dokter jaga klinik 24 jam dokter Herjuno. Adrianus mempertanyakan jumlah dokter yang siaga saat libur Lebaran tahun ini.

“Ini perawat dan dokter cuma 1 gimana itu?” tanya Adrianus kepada Herjuno.

“Iya cuma satu karena sedang libur, sedang pada cuti,” jawab Herjuno.

Setelah itu Adrianus mengecek mobil ambulans yang ada di puskesmas. Pengecekan dilakukan mengingat pentingnya ambulans untuk pelayanan gawat darurat.

“Tadi dokternya bilang, kalo pasiennya gawat darurat langsung dirujuk. Ya kita cek dong ambulans, kalo mobilnya macet gimana?,” kata Adrianus.

Di akhir sidak, Adrianus pun menyoroti status dokter Herjuno yang masih tenaga kontrak namun sudah dibebankan untuk menjaga puskesmas di hari Lebaran. Menurut Adrianus, seharusnya dokter jaga di hari Lebaran dibebankan kepada yang statusnya PNS.

Adrianus pun meminta Dinas Kesehatan DKI untuk memberikan atensi terhadap kejadian ini.

“Dari kami, kami concern yang tadi ya puskesmas ini dijalankan selama masa libur oleh dokter yg non PNS selama masa libur, dokter PNSnya semua cuti. Saya kira gak tepat begitu karena penanggungjawabnya ada pada dokter PNS di puskesmas maka itu tidak seyogyanya hanya diserahkan pada teman-teman dengan status kontrak seperti ini maka ini menjadi perhatian terutama pada Dinas Kesehatan DKI,” tuturnya.

Tags:
author

Author: 

Leave a Reply