Driver Aniaya dan Rampok Penumpang di Blok M, Go-Jek Putus Kemitraan

Tribunnews.today – Seorang wanita inisial S (22) penumpang taksi online GoCar mengalami penganiayaan dari seorang driver GoCar bernama Aris Suhandini. S diikat dan dimintai uang Rp 30 juta oleh oknum driver Go-Car.

Go-jek memastikan telah menindak Aris secara internal. Gojek juga menyerahkan kasus ini untuk di proses hukum oleh kepolisian.

“Kami tidak mentolelir segala tindak kekerasan dan telah menindak tegas oknum mitra tersebut dengan putus mitra. Kami juga telah melakukan upaya-upaya untuk memastikan kasus ini dapat diproses sesuai dengan aturan yang berlaku,” ujar VP Corparate Affairs GoJek Michael Say, Jumat (28/6/2019).

Michael juga memastikan jika Aris saat ini telah diproses hukum oleh polisi.

“Saat ini oknum tersebut telah ditahan dan kasus ini telah kami serahkan kepada pihak berwenang untuk diproses secara hukum,” katanya.

Sementara itu GoJek juga telah bertemu dengan keluarga S untuk menawarkan pendampingan kepada S. GoJek juga akan memberikan bantuan kepada S mulai dari bantuan perawatan hingga pemulihan secara fisik maupun psikis.

“GOJEK juga siap mendukung selama proses hukum apabila dibutuhkan. Kami selalu mengedepankan keamanan dan keselamatan untuk pengguna GOJEK, dan menghimbau masyarakat untuk memanfaatkan fitur keamanan dalam aplikasi, serta segera menghubungi call centre GOJEK apabila menemukan tindakan yang tidak menyenangkan,” imbuhnya.

Redaksi telah mencoba menghubungi Kabid Humas Polda Metro Kombes Argo Yuwono untuk dimintai konfirmasi mengenai kejadian ini, namun belum ada respons.

Kabar penganiayaan yang dialami S ini sebelumnya beredar melalui grup Whatsapp. Saat dikonfirmasi Michael membenarkan peristiwa tersebut. Berikut isi pesan berantai penganiayaan yang dialami S:

Breaking News… kejadian kmrn Rabu 26 June’19:
Shindy (gadis 22 th) putri teman sy Lim bok Kiong (dulu anak SMAN 1 Jambi angkatan 1982/ skrg buka toko besi di jambi). Mengalami kejadian :

Pkl. 22.00 Shindy pulang kerja dari Plaza Indonesia (counter LV), krn lembur maka teman2nya sdh pada pulang, Shindy memesan Go Car. Saat perjalanan pulang dg Go Car didalam mobil dipukul & diikat, lalu diminta uang tebusan 30 jt, setelah lama dibawa putar putar & anak ini juga tdk punya uang sebanyak itu, akhirnya diberi 4 jt lalu diturunkan di dekat KFC Block M sekitar pkl 02.00 dini hari.
Mulut Shindy berdarah kena pukul selebihnya tdk ada yg serius. Saat ini sdh di periksa di RS & keluarga sdh melapor Polisi.

Pesan ke anak2 juga kita sendiri… Wajib selalu Waspada & Hati2 di Luar atau jalan sendirian apalagi malam hari & pakai kendaraan umum… 🙏🙏.

Tags:
author

Author: 

Leave a Reply