Detik-detik Eksekusi Ayah-Anak, Istri Datang Bareng Assassin ke Rumah

Tribunnews.today , Jakarta – Aulia Kesuma, perempuan yang Oktober tahun ini berumur 35 tahun, tega membunuh suaminya Edi Chandra Purnama alias Pupung Sadili (54) dan anak tirinya M Adi Pradana atau Dana (23) dengan menyewa pembunuh bayaran. Keduanya dihabisi di dalam rumah.

Menurut keterangan Kapolres Sukabumi AKBP Nasriadi, Aulia bersama empat orang eksekutor rapat di kawasan Kalibata untuk merencanakan pembunuhan pada Jumat (23/8/2019). Setelah itu, ia bersama empat assassin menuju rumahnya di daerah Lebak Bulus.

Mereka tiba di rumah sekitar pukul 21.00 WIB. Aulia lebih dulu masuk ke dalam rumah.

“Sekitar pukul 21.00 WIB, datang ibu bersama eksekutor itu ke rumah. Tapi masuknya tidak barengan, ibu masuk ke rumah duluan,” tutur Nasriadi.

Saat tiba, Aulia melihat suaminya itu tengah menonton televisi dengan posisi membelakanginya. Di saat itu, Aulia lantas meminta para eksekutor masuk ke dalam.

“Eksekutor masuk, eksekutor ini diberikan kunci oleh si ibu ini. Kemudian korban dibekap. Apakah langsung mati atau tidak, kita belum tahu,” terangnya.

Para assassin tak lantas meninggalkan rumah tersebut. Mereka menunggu Dana. Sekitar pukul 23.00 WIB, Dana tiba di rumah.

“Mereka nunggu lagi sampai jam sebelas malam. Dana (Pradana) pulang ke rumah, masuk pintu langsung dihajar, setelah itu di bawa Minggu pagi ke Sukabumi,” kata dia.

Aulia melibatkan Giovanni Kelvin (25), yang diakuinya sebagai anaknya dalam kasus ini. Kelvin bertugas membakar mobil yang berisi jenazah ayah dan anak itu di kawasan Sukabumi. Sebelum dibakar, Aulia membeli sebotol bensin yang kemudian diberikan kepada Kelvin untuk membakar mobil. Kelvin terkena sambaran api dari mobil. Ia mengalami luka di bagian wajah dna tangan. Ia kini masih dirawat di RS Pertamina, Jakarta.

Tags:
author

Author: